Kembali ke Blog
Pencegahan
8 menit

Fissure Sealant untuk Anak: Perlukah? Bagaimana Prosedurnya?

Penulis

Dr. drg. Renie Kumala Dewi, Sp.KGA

Terbit

8 Juli 2026

Fissure Sealant untuk Anak: Perlukah? Bagaimana Prosedurnya?

Fissure Sealant: Pelindung Gigi Geraham Anak dari Lubang

"Dok, anak saya rajin sikat gigi, tapi kenapa gigi gerahamnya tetap berlubang?" Pertanyaan ini sangat sering kami terima di Renie Dent Banjarmasin. Jawabannya terletak pada anatomi gigi geraham itu sendiri.

Fissure sealant adalah lapisan pelindung tipis berbahan resin yang diaplikasikan pada permukaan kunyah gigi geraham anak untuk menutup celah-celah (fissure) yang sulit dijangkau sikat gigi, sehingga mencegah penumpukan sisa makanan dan bakteri penyebab karies. Prosedur ini tanpa bor, tanpa suntik, dan tanpa rasa sakit, sehingga menjadi salah satu perawatan pencegahan paling ramah anak yang tersedia saat ini.

Menurut American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD), fissure sealant dapat mengurangi risiko karies pada gigi geraham hingga 80% dalam dua tahun pertama setelah aplikasi. Data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menunjukkan bahwa anak usia sekolah tanpa sealant memiliki risiko hampir 3 kali lipat lebih tinggi mengalami gigi berlubang pada geraham dibandingkan anak yang sudah menerima sealant.


Mengapa Gigi Geraham Anak Sangat Rentan Berlubang?

Permukaan kunyah gigi geraham memiliki lekukan dan celah alami yang disebut pit dan fissure. Celah-celah ini bisa sangat sempit, bahkan lebih sempit dari satu helai bulu sikat gigi, sehingga menjadi tempat ideal bagi bakteri dan sisa makanan untuk bersembunyi.

Fakta tentang Pit dan Fissure:

  • Sekitar 80-90% karies pada anak terjadi di permukaan pit dan fissure gigi geraham, meskipun area ini hanya mencakup 12,5% dari total permukaan gigi
  • Bulu sikat gigi konvensional berdiameter sekitar 0,2 mm, sementara beberapa fissure gigi lebarnya hanya 0,1 mm, terlalu sempit untuk dibersihkan secara efektif
  • Enamel pada dasar fissure lebih tipis dibandingkan permukaan gigi lainnya, sehingga sekali bakteri masuk, proses kerusakan bisa berlangsung lebih cepat

Ilustrasi sederhana: Bayangkan permukaan gigi geraham seperti pegunungan mini dengan lembah-lembah yang sangat dalam dan sempit. Sealant bekerja seperti "jalan aspal" yang meratakan lembah-lembah tersebut sehingga makanan dan bakteri tidak bisa terperangkap di dalamnya.


Prosedur Fissure Sealant: Step-by-Step

Yang membuat sealant sangat ideal untuk anak adalah prosedurnya yang cepat, tidak invasif, dan tanpa rasa sakit. Tidak ada bor. Tidak ada suntik. Berikut tahapan lengkapnya:

1. Pembersihan Permukaan Gigi

Dokter membersihkan permukaan gigi geraham menggunakan pasta poles khusus dan sikat putar kecil untuk memastikan tidak ada sisa makanan atau plak di celah gigi.

2. Isolasi Gigi

Gigi yang akan di-sealant diisolasi agar tetap kering menggunakan kapas atau rubber dam. Kelembapan bisa mengganggu daya rekat sealant ke permukaan gigi.

3. Aplikasi Etching (Pengasaman Ringan)

Cairan asam ringan (etching gel) dioleskan pada permukaan kunyah selama 15-30 detik. Ini membuat permukaan enamel sedikit kasar secara mikroskopis sehingga sealant bisa menempel lebih kuat. Setelahnya, gigi dibilas dan dikeringkan.

4. Aplikasi Bahan Sealant

Bahan sealant cair (biasanya berwarna putih atau transparan) diteteskan ke permukaan kunyah gigi dan dibiarkan mengalir masuk ke celah-celah fissure.

5. Penyinaran (Curing)

Sinar UV khusus diarahkan ke permukaan sealant selama 20-40 detik untuk mengeraskan bahan. Setelah ini, sealant sudah mengeras sempurna dan siap digunakan.

6. Pemeriksaan Akhir

Dokter memeriksa gigitan anak dan memastikan sealant tidak mengganggu oklusi (cara gigi atas dan bawah bertemu).

Total waktu per gigi: hanya 5-10 menit. Anak bisa langsung makan dan minum setelah prosedur selesai.


Kapan Waktu Terbaik untuk Sealant?

Waktu ideal aplikasi sealant adalah segera setelah gigi geraham permanen tumbuh sempurna, sebelum bakteri sempat merusak permukaan gigi. Ada dua momen kunci:

Gigi Usia Tumbuh Waktu Ideal Sealant
Geraham pertama (molar 1) 6-7 tahun Segera setelah gigi tumbuh penuh (6-8 tahun)
Geraham kedua (molar 2) 11-13 tahun Segera setelah gigi tumbuh penuh (11-14 tahun)
Premolar 10-12 tahun Jika fissure dalam dan anak berisiko tinggi karies
Geraham susu Sudah ada sejak lahir Dipertimbangkan jika anak berisiko tinggi karies

Catatan penting: Sealant paling efektif jika diaplikasikan pada gigi yang masih sehat (belum berlubang). Jika gigi sudah berlubang, yang diperlukan adalah penambalan, bukan sealant. Inilah mengapa kontrol rutin ke dokter gigi sangat penting, supaya sealant bisa diaplikasikan tepat waktu.


Sealant vs Tambal vs Perawatan Saluran Akar: Perbandingan Biaya

Salah satu alasan terkuat untuk memilih sealant adalah dari sisi ekonomi pencegahan. Biaya sealant jauh lebih murah dibandingkan perawatan setelah gigi terlanjur berlubang:

Perawatan Perkiraan Biaya Waktu Tindakan Perlu Bor? Perlu Suntik?
Fissure sealant Rp 150.000 – 300.000/gigi 5-10 menit
Tambal gigi (restorasi) Rp 300.000 – 800.000/gigi 20-40 menit
Mahkota SSC/Zirconia Rp 1.000.000 – 2.500.000/gigi 30-60 menit
Perawatan saluran akar Rp 1.500.000 – 3.000.000/gigi 2-3 kunjungan

Kesimpulan: Investasi sealant di awal bisa menghemat 5-10 kali lipat biaya perawatan di kemudian hari, belum termasuk menghindari rasa sakit dan trauma psikologis pada anak.


Seberapa Lama Sealant Bertahan?

Fissure sealant yang diaplikasikan dengan benar dapat bertahan 5-10 tahun. Beberapa penelitian bahkan menunjukkan bahwa sealant masih efektif hingga 15 tahun setelah aplikasi.

Namun, sealant bisa mengalami keausan seiring waktu, terutama karena:

  • Tekanan kunyah yang berulang setiap hari
  • Bruxism (kebiasaan menggertakkan gigi saat tidur)
  • Makanan keras yang sering dikonsumsi

Oleh karena itu, dokter gigi akan memeriksa kondisi sealant setiap kunjungan kontrol rutin. Jika sealant sudah aus atau sebagian terlepas, re-aplikasi bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.


Apakah Fissure Sealant Aman untuk Anak?

Ya, sangat aman. Fissure sealant telah digunakan dalam kedokteran gigi sejak tahun 1960-an dan telah melalui lebih dari 60 tahun penelitian klinis. Organisasi kesehatan besar dunia seperti WHO, AAPD, dan American Dental Association (ADA) merekomendasikan sealant sebagai bagian dari program pencegahan karies pada anak.

Tentang BPA (Bisphenol-A):

Beberapa orang tua khawatir tentang kandungan BPA dalam bahan sealant. Fakta ilmiahnya:

  • Sealant gigi memang mengandung turunan BPA dalam jumlah yang sangat kecil
  • Menurut ADA, paparan BPA dari sealant gigi kurang dari 0,001 mg, jauh di bawah batas aman harian (50 mg/kg berat badan)
  • Paparan BPA dari sealant gigi jauh lebih rendah dibandingkan paparan dari botol plastik, kaleng makanan, atau struk kasir
  • BPA dari sealant menghilang hampir seluruhnya dalam 3 jam pertama setelah aplikasi

Manfaat pencegahan karies dari sealant jauh melebihi risiko minimal paparan BPA.


FAQ: Pertanyaan yang Sering Diajukan Orang Tua

Apakah fissure sealant aman untuk anak?

Sangat aman. Sealant telah digunakan lebih dari 60 tahun dan direkomendasikan oleh WHO, AAPD, dan ADA. Kandungan BPA yang sering dikhawatirkan orang tua terdapat dalam jumlah sangat kecil (kurang dari 0,001 mg), jauh di bawah batas aman, dan menghilang hampir seluruhnya dalam 3 jam pertama setelah aplikasi.

Berapa biaya fissure sealant di Banjarmasin?

Biaya sealant bervariasi tergantung klinik dan jumlah gigi yang perlu di-sealant, umumnya berkisar Rp 150.000 – 300.000 per gigi. Di Renie Dent, Anda bisa berkonsultasi terlebih dahulu untuk mendapatkan informasi biaya yang akurat sesuai kebutuhan anak.

Apakah gigi yang sudah di-sealant masih bisa berlubang?

Sealant melindungi permukaan kunyah gigi geraham (tempat paling rentan karies), tetapi tidak melindungi sisi samping gigi (area antar gigi). Oleh karena itu, anak tetap harus rajin sikat gigi, menggunakan benang gigi, dan kontrol rutin ke dokter gigi. Sealant mengurangi risiko hingga 80%, bukan menghilangkannya 100%.

Apa bedanya sealant dengan tambal gigi?

Sealant adalah tindakan pencegahan pada gigi sehat, yaitu melapisi celah gigi agar bakteri tidak masuk. Tambal gigi adalah tindakan perbaikan pada gigi yang sudah berlubang, yaitu mengisi lubang yang sudah terbentuk. Sealant tidak memerlukan bor atau suntik, sedangkan penambalan umumnya memerlukan keduanya.

Apakah sealant perlu diulang?

Sealant bertahan 5-10 tahun, tetapi bisa aus atau terlepas sebagian. Dokter gigi akan memeriksanya setiap kunjungan kontrol rutin (setiap 6 bulan). Jika sealant sudah tidak utuh, re-aplikasi bisa dilakukan dengan cepat dan mudah karena prosedurnya sama seperti aplikasi pertama.

Apakah prosedur sealant menyakitkan?

Sama sekali tidak. Prosedur sealant adalah salah satu tindakan paling tidak menakutkan di kedokteran gigi anak. Tidak ada bor, tidak ada suntik, tidak ada pemotongan jaringan gigi. Anak hanya perlu membuka mulut selama 5-10 menit per gigi. Ini sering menjadi pengalaman positif pertama anak di kunjungan dokter gigi yang bisa mengurangi rasa takut untuk perawatan selanjutnya.

Apakah sealant bisa diaplikasikan pada gigi susu?

Bisa, terutama jika gigi susu anak memiliki fissure yang dalam dan anak termasuk berisiko tinggi karies (riwayat gigi berlubang, konsumsi gula tinggi, atau kebersihan mulut yang masih kurang). Namun, sealant paling umum diaplikasikan pada gigi geraham permanen yang baru tumbuh.

Apakah anak dengan fluoride masih perlu sealant?

Ya. Fluoride dan sealant bekerja dengan cara yang berbeda dan saling melengkapi. Fluoride memperkuat enamel dari dalam melalui proses remineralisasi, sedangkan sealant memberikan perlindungan fisik dari luar dengan menutup celah gigi. Kombinasi keduanya memberikan perlindungan terbaik terhadap karies.


Kesimpulan

Fissure sealant adalah investasi pencegahan terbaik untuk melindungi gigi geraham anak dari kerusakan. Prosedurnya cepat, tidak menyakitkan, dan biayanya jauh lebih murah dibandingkan perawatan setelah gigi terlanjur berlubang.

Waktu terbaik untuk sealant adalah segera setelah gigi geraham permanen anak tumbuh (usia 6-7 tahun untuk geraham pertama dan 11-13 tahun untuk geraham kedua). Jangan menunggu sampai gigi berlubang, karena pada saat itu, sealant sudah tidak bisa membantu.

Di Renie Dent Banjarmasin, kami menyediakan layanan fissure sealant dengan teknik terkini dan pendekatan ramah anak. Konsultasikan kondisi gigi anak Anda untuk mengetahui apakah sealant diperlukan.

Untuk konsultasi dan pemeriksaan gigi anak di Banjarmasin, kunjungi:

Renie Dent – Dokter Gigi Anak & Keluarga Banjarmasin
www.reniedent.id
Melayani pasien dari bayi hingga dewasa dengan pendekatan yang sabar, edukatif, dan ramah anak.


Referensi:
American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD). (2023). Guideline on Pediatric Restorative Dentistry: Use of Pit-and-Fissure Sealants.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC). (2024). Dental Sealants Prevent Cavities.
Ahovuo-Saloranta A, et al. (2017). Pit and Fissure Sealants for Preventing Dental Decay in Permanent Teeth. Cochrane Database of Systematic Reviews.
World Health Organization (WHO). (2020). Oral Health: Key Facts.
Dewi RK, Saskianti T (2023). Pemeriksaan dan Penegakan Diagnosis Gigi Anak. Sagung Seto.

Berbagi Edukasi

Bantu orang tua lain memberikan yang terbaik bagi si kecil.