Tahapan Tumbuh Gigi Anak: Dari Gigi Susu hingga Gigi Permanen
Penulis
Dr. drg. Renie Kumala Dewi, Sp.KGA
Terbit
14 April 2026

Tahapan Tumbuh Gigi Anak: Panduan Lengkap untuk Orang Tua
Setiap orang tua pasti pernah bertanya-tanya: "Kapan gigi pertama bayi saya akan tumbuh?" atau "Normal tidak ya, gigi anak saya belum tumbuh di usia segini?" Pertanyaan ini sangat wajar dan penting untuk dijawab dengan benar.
Pemahaman tentang urutan tumbuh gigi anak bukan sekadar pengetahuan medis, ini adalah bekal penting agar orang tua dapat mendeteksi kelainan sedini mungkin dan memberikan perawatan yang tepat sebelum masalah berkembang menjadi lebih serius.
Mengenal Dua Fase Gigi Anak
Setiap anak akan melewati dua fase pergantian gigi sepanjang masa tumbuh kembangnya:
- Fase Gigi Sulung (Gigi Susu / Gigi Primer) — 20 buah gigi yang tumbuh sejak usia bayi hingga usia sekitar 6 tahun.
- Fase Gigi Permanen (Gigi Tetap / Gigi Sekunder) — 32 buah gigi dewasa yang secara bertahap menggantikan gigi sulung, dimulai sekitar usia 6 tahun.
Kedua fase ini saling berkaitan erat. Bagaimana kondisi gigi sulung sangat menentukan apakah gigi permanen bisa tumbuh di posisi yang benar.
Fase 1: Gigi Sulung (Usia 6 Bulan – 3 Tahun)
Kapan Gigi Pertama Bayi Tumbuh?
Gigi sulung pertama biasanya mulai muncul pada usia 6–10 bulan, meskipun ada variasi normal yang cukup luas, sebagian bayi sudah tampak giginya di usia 4 bulan, sebagian lain baru di usia 12 bulan. Selama masih dalam rentang normal, tidak perlu khawatir.
Berikut urutan tumbuh gigi sulung yang umum:
| Urutan | Nama Gigi | Rahang Bawah | Rahang Atas |
|---|---|---|---|
| 1 | Gigi seri tengah (insisivus sentral) | 6–10 bulan | 8–12 bulan |
| 2 | Gigi seri samping (insisivus lateral) | 10–16 bulan | 9–13 bulan |
| 3 | Gigi geraham pertama (molar pertama) | 14–18 bulan | 13–19 bulan |
| 4 | Gigi taring (caninus) | 17–23 bulan | 16–22 bulan |
| 5 | Gigi geraham kedua (molar kedua) | 23–31 bulan | 25–33 bulan |
Catatan penting: Umumnya gigi rahang bawah tumbuh lebih dulu dari rahang atas. Ini adalah pola normal yang tidak perlu dikhawatirkan.
Tanda-Tanda Gigi Bayi Sedang Tumbuh
Saat gigi pertama akan muncul, bayi sering menunjukkan tanda-tanda berikut:
- Lebih sering menggigit benda atau jari
- Produksi air liur meningkat (drooling)
- Gusi tampak sedikit bengkak atau kemerahan di tempat gigi akan muncul
- Lebih rewel dari biasanya, terutama saat malam hari
- Nafsu makan sedikit berkurang
Perlu diketahui: Demam tinggi (di atas 38°C), diare, atau ruam kulit bukan gejala tumbuh gigi yang normal. Segera periksakan ke dokter jika bayi menunjukkan gejala-gejala tersebut bersamaan dengan tanda tumbuh gigi.
Apa yang Harus Dilakukan Saat Gigi Pertama Tumbuh?
- Mulai membersihkan gigi segera setelah gigi pertama muncul, gunakan kain lap lembab atau sikat gigi bayi berbulu ultra-lembut.
- Kunjungi dokter gigi saat gigi pertama tumbuh atau paling lambat sebelum ulang tahun pertama anak.
- Hindari membiarkan bayi tidur dengan botol susu, penggumpalan susu di mulut saat tidur adalah penyebab utama karies dini (Early Childhood Caries).
Fase 2: Pergantian ke Gigi Permanen (Usia 6–13 Tahun)
Proses pergantian gigi sulung ke gigi permanen dimulai sekitar usia 6 tahun dan berlangsung hingga usia 13 tahun. Proses ini bertahap, dan urutan erupsinya relatif konsisten meski ada variasi individual.
Urutan Tumbuh Gigi Permanen
| Nama Gigi Permanen | Usia Erupsi (Perkiraan) |
|---|---|
| Gigi seri tengah bawah | 6–7 tahun |
| Gigi geraham pertama (molar 6) | 6–7 tahun |
| Gigi seri tengah atas | 7–8 tahun |
| Gigi seri samping bawah | 7–8 tahun |
| Gigi seri samping atas | 8–9 tahun |
| Gigi taring bawah | 9–10 tahun |
| Gigi premolar pertama atas | 10–11 tahun |
| Gigi premolar pertama bawah | 10–12 tahun |
| Gigi taring atas | 11–12 tahun |
| Gigi premolar kedua | 11–13 tahun |
| Gigi geraham kedua | 11–13 tahun |
Gigi molar 6 (gigi geraham permanen pertama) adalah gigi yang sangat penting dan sering disalahartikan sebagai gigi sulung karena tumbuh di usia 6 tahun. Gigi ini tidak akan berganti dan perlu dijaga seumur hidup!
Kenapa Anak Usia 6 Tahun Giginya Terlihat "Renggang" atau "Besar"?
Ini adalah hal yang wajar! Gigi permanen memang berukuran lebih besar dibanding gigi sulung yang digantikannya. Fase ini dikenal sebagai "ugly duckling stage", sementara gigi terlihat tidak rapi, ini justru menandakan pertumbuhan yang normal. Posisi gigi akan terkoreksi seiring bertumbuhnya rahang.
Tanda-Tanda yang Perlu Diwaspadai
Segera konsultasikan ke dokter gigi anak jika:
- Gigi belum tumbuh same sekali di usia > 13 bulan (untuk gigi sulung pertama)
- Gigi sulung tidak kunjung lepas sementara gigi permanen sudah mulai muncul di belakangnya
- Gigi permanen tumbuh sangat tidak pada tempatnya (misalnya tumbuh di langit-langit mulut atau memotong barisan yang sudah ada)
- Satu sisi rahang sudah berganti gigi, sisi lain belum pada usia yang sama (asimetri erupsi)
- Gigi sulung belum tumbuh lengkap di usia 3 tahun
- Ada bercak putih atau coklat pada gigi anak sejak dini
Mengapa Gigi Sulung Wajib Dirawat Meski Akan Tanggal?
Ini adalah pertanyaan yang paling sering muncul di klinik kami. Jawabannya tegas: ya, sangat perlu dirawat. Berikut alasannya:
Gigi sulung adalah penunjuk jalan bagi gigi permanen. Bila gigi sulung dicabut terlalu dini akibat kerusakan, ruang untuk gigi permanen bisa menyempit dan menyebabkan gigi tumbuh tidak rapi.
Infeksi gigi sulung bisa menyebar. Abses pada gigi sulung dapat merusak benih gigi permanen yang sedang berkembang di bawahnya.
Gigi sulung mendukung perkembangan bicara dan nutrisi. Kehilangan terlalu banyak gigi sulung terlalu dini dapat memengaruhi cara anak bicara dan kemampuan mengunyah makanan bergizi.
Kondisi gigi anak memengaruhi kepercayaan dirinya. Anak dengan gigi yang hitam atau rusak sering merasa minder di lingkungan sosialnya.
Untuk memahami lebih lanjut tentang dampak kehilangan gigi sulung sebelum waktunya, baca artikel kami: Gigi Sulung Dicabut Sebelum Waktunya: Apakah Berbahaya?
Jadwal Perawatan Gigi Berdasarkan Usia
| Tahap Usia | Kondisi Gigi | Yang Perlu Dilakukan |
|---|---|---|
| 0–6 bulan | Belum ada gigi | Bersihkan gusi dengan kain basah setelah makan |
| 6–12 bulan | Gigi pertama tumbuh | Mulai menyikat gigi, kunjungi dokter gigi pertama kali |
| 1–3 tahun | Gigi sulung lengkap | Sikat gigi 2x sehari, kontrol rutin 6 bulan sekali |
| 3–6 tahun | Gigi sulung penuh | Evaluasi kebiasaan mulut, aplikasi fluoride topikal |
| 6–8 tahun | Masa pergantian awal | Pantau erupsi molar pertama, perhatikan kebersihan ekstra |
| 8–12 tahun | Masa pergantian aktif | Kontrol ortodontik bila diperlukan, fissure sealant |
| 12+ tahun | Gigi permanen hampir lengkap | Konsultasi behel bila ada maloklusi |
Kapan Harus Periksa ke Dokter Gigi Anak?
Panduan dari American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD) dan Kementerian Kesehatan RI sepakat: kunjungan pertama sebaiknya dilakukan saat gigi pertama tumbuh, paling lambat usia 12 bulan, dan dilanjutkan dengan kontrol rutin setiap 6 bulan sekali.
Tidak perlu menunggu ada keluhan. Deteksi dini jauh lebih mudah, lebih murah, dan lebih nyaman bagi anak dibandingkan perawatan saat masalah sudah parah.
Kesimpulan
Proses tumbuh gigi anak adalah perjalanan panjang yang dimulai sejak bayi berusia 6 bulan dan baru selesai saat remaja. Dengan memahami tahapan ini, orang tua dapat:
- Mendeteksi kelainan lebih awal
- Memberikan perawatan yang tepat di setiap fase
- Membangun kebiasaan menjaga kesehatan gigi sejak dini
- Mencegah masalah mahal di masa depan
Jika Anda memiliki pertanyaan tentang perkembangan gigi anak di Banjarmasin, tim Renie Dent siap membantu.
Renie Dent – Dokter Gigi Anak & Keluarga Banjarmasin
www.reniedent.id
Melayani pasien dari bayi hingga dewasa dengan pendekatan yang sabar, edukatif, dan ramah anak.
Referensi:
American Academy of Pediatric Dentistry (AAPD). (2023). Guideline on Periodicity of Examination, Preventive Dental Services, Anticipatory Guidance/Counseling, and Oral Treatment for Infants, Children, and Adolescents.
Marwah N (2019). Textbook of Pediatric Dentistry, 4th ed. New Delhi: Jaypee Brothers.
McDonald RE, Avery DR, Dean JA (2011). Dentistry for the Child and Adolescent, 9th ed. Mosby Elsevier.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Pedoman Nasional Pelayanan Kedokteran Gigi Anak.